Apa Ciri Ciri Masa Pubertas Pada Perempuan Selain Dilihat Dari Fisik

Tahukah Anda bahwa ciri ciri pubertas selain dilihat dari fisik dapat dilihat perilakunya atau perubahan sikap . Dan tentunya hal ini juga sangat penting untuk diketahui untuk Anda yang memang memiliki anak atau kerabat yang akan mengalami pubertas . Nah , apa-apa saja ciri-cirinya ? Untuk Anda yang penasaran berikut akan kami uraikan selengkapnya .

ciri ciri pubertas pada perempuan
  • Akan Mencari Identitas Diri

Ciri pertama adalah ia akan mencari identitas diri . Dalam hal ini ia akan menginginkan kebebasan . Bisa dikatakan bahwa tidak ingin dirinya diatur dengan aturan yang menurutnya membelenggu . Selain itu , ia akan menganggap dirinya sudah cukup dewasa . Mulai berani untuk menentang pendapat dari orang yang lebih dewasa dari dirinya , akan mengungkapkan rasa tidak suka , adanya keinginan untuk melakukan hal baru yang lebih besar dikarenakan merasa tertantang .

Nah , di masa remaja inilah anak perempuan akan melakukan banyak break out atau bisa dikatakan bahwa ia akan berusaha untuk keluar dari zona nyaman untuk mencari hal baru . Sehingga dibutuhkan pengawasan dan bimbingan yang benar agar bisa menjauhkan dirinya dari hal-hal negatif . Di fase ini pula anak perempuan akan semakin aktif . Tentunya akan sangat bermanfaat ketika ia bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif seperti kegiatan sosial , hingga melakukan hobi yang disukai .

  • Terlalu Sederhana

Ciri-ciri fisik pubertas pada anak perempuan memang merupakan hal wajar , begitupula dengan perubahan perilakunya yang terlalu sederhana . Terkadang di setiap penampilannya ia akan menjadi orang yang sangat sederhana . Hal ini biasanya terjadi dikarenakan mereka takut jika orang lain memperhatikan perubahan yang terjadi pada dirinya maupun akan memberikan komentar-komentar yang memang tidak diharapkan .

  • Mudah Takut Dan Gelisah

Masa pubertas yang terjadi pada anak perempuan juga akan diwarnai dengan rasa takut maupun rasa gelisah . Mereka akan mudah takut walaupun masalah yang dihadapinya terbilang sepele . Jika saat masih SD nilai ulangan tidak terlalu di permasalahkan , namun saat memasuki SMP hal ini akan menjadi perhatian besar . Penampilannya di depan kelas ketika diharuskan untuk berpidato juga menjadi hal yang begitu di perhatikan . Terlebih lagi ketika teman laki-laki memperhatikannya di kelas .

  • Mulai Tertarik Dengan Lawan Jenis

Jika di perhatikan bahwa pada masa puber wanita akan memiliki rasa ketertarikan terhadap lawan jenis . Tentunya hal seperti ini wajar tetapi kesiapan mental yang dimiliki oleh anak perempuan masih belum siap untuk hal yang lebih serius seperti pernikahan . Adanya bimbingan mengenai pengetahuan akan lawan jenis harus diberikan supaya tidak terjadi hal-hal yang negatif seperti pergaulan seks bebas yang bisa berujung untuk melakukan cara menggugurkan hamil . Ia akan mulai memperlihatkan penampilannya , seperti menggunakan produk kosmetik , akan berdandan , menggunakan aksesoris , menggunakan parfum , dan sebagainya . Perlunya diberikan bimbingan bahwa bagaimana cara menyikapi ketertarikan terhadap lawan jenis yang benar .

  • Akan Mudah Bosan

Ketika masa pubertas , maka seorang anak akan mudah bosan dalam segala hal . Sehingga tidak jarang jika prestasi mereka di sekolah menjadi menurun . Nah , sikap seperti ini memang perlu diatasi oleh setiap anak . Karena jika tidak hal ini akan menjadi kebiasaan buruk . Sang anak akan terbiasa tidak mau berprestasi dikarenakan seringkali muncul perasaan yang memang membuatnya tidak nyaman . Misalnya saja ia setiap hari diwajibkan untuk berangkat ke sekolah , harus belajar , mengerjakan tugas , yang membuatnya merasa lelah untuk melakukan aktivitas seperti ini .

  • Inkoordinasi

Maksud dari inkoordinasi disini adalah pertumbuhan pesat yang dialami oleh anak-anak tetapi hal ini tidak seimbang dengan koordinasi gerak . Dengan begitu anak akan merasa kikuk dan janggal untuk beberapa waktu . Walaupun setelah pertumbuhan melambat , tentunya koordinasi tersebut akan membaik dengan bertahap .

  • Ingin Menyendiri

Jika diperhatikan bahwa ciri fisik pubertas pada anak perempuan yang sangat terlihat jelas adalah payudara mulai tumbuh . Namun jika diperhatikan dari perilakunya ia juga akan menyendiri . Umumnya saat masa puber anak-anak akan mencoba menarik diri dari berbagai kegiatan , bahkan tak jarang seringkali terjadinya pertengkaran diantara teman-teman .

Tidak hanya itu , anak-anak juga akan suka melamun , terkadang akan merasa jika dirinya selalu tidak diperlakukan dengan baik dan tidak di mengerti . Selain itu , ia juga akan mengadakan eksperimen seks dari masturbasi . Sehingga gejala menarik dirinya yang terjadi pada masa pubertas ini sebenarnya berbahaya . Mengapa demikian ? Karena dengan posisi psikologis dan mentalnya yang masih labih ini terkadang akan membuat anak lupa , dengan begitu kurang bisa untuk membedakan mana yang baik dan buruk .

  • Hilangnya Rasa Percaya Diri

Jika pada awalnya ia akan yakin dengan diri mereka sendiri , nah ketika memasuki masa pubertas atau sebelum terjadinya siklus menstruasi , ia akan menjadi kurang percaya diri bahkan lebih takut akan kegagalan . Biasanya hal ini juga dipengaruhi dengan daya tahan fisik yang menurun dan adanya kritikan dari teman atau keluarga yang bertubu-tubi . Sehingga bisa dikatakan bahwa banyak diantara perempuan dimasa puber mengalami perasaan rendah diri .

  • Antagonisme Sosial

Ciri ciri pubertas pada perempuan selanjutnya adalah antagonisme sosial . Memang di masa puber anak akan menjadi individualis , sering menentang dan membantah , hingga tidak mau bekerja sama . Biasanya hal ini disebabkan adanya komentar-komentar atau kritikan yang dirasakan kurang berkenan .Tetapi dengan berlanjutnya masa puber , mereka akan kembali lebih ramah dan dapat bekerja sama kembali .

  • Emosi Yang Meninggi

Salah satu yang sering dialami ketika pada masa pubertas adalah ia akan mengalami emosi yang tidak terkontrol . Sehingga tidaklah mengherankan jika ia akan mudah marah , bahkan cenderung menangis akan hasutan yang kecil sekalipun . Tidak hanya itu , ia akan mudah khawatir dan gelisah .

  • Semangat Yang Up And Down

Jika diperhatikan bahwa sangat jarang orang tua memperhatikan kondisi emosional pada masa pubertas perempuan . Karena orang tua terkadang hanya cenderung fokus terhadap nilai ulangan , prestasi di sekolah , dan pada PR yang diberikan . Padahal , jika orang tua dapat mendampingi sang anak dengan tepat ketika masa pubertas , terlebih lagi ketika emosinya yang sedang labil , tentunya prestasi yang dimilikinya akan membaik pula . Pada masa ini anak perempuan akan mudah bersemangat dalam hal-hal kecil seperti hanya sekedar untuk berkumpul bersama teman . Namun ketika mengalami masalah sepele ia akan tertekan bahkan depresi .

Updated: Juli 18, 2019 — 11:02 am